You means lost.
you means lost.
Lost.
Lost.
Lost.
Lost.
I repeat this words until it have no meaning anymore.
and i could.
You.
You.
You.
You.
You.
You.
I repeat it more, but it was not gone..
why does it could?
why 'you' dont wanna go?
you should lost as your meaning.
but why you stand still?
just go and lost as you are..
never wait for me to let you lost by my self.
cause i will never.
posted by: Farah Fauzia
Selasa, 01 Desember 2009
Lost
Faulty Story
the sweetest fault on my story.
its not a fairy tale that always has a happy ending.
its not a drama even sometimes a tears rolls down from the eyes.
its not tragedy, even hurts were fill some episode.
its not a mistery, cause i know everything about the story, and what would happen.
its not a trylogy, three times show never be enough to tell all the meaning.
it is not about them, cause it just about you, a simple nice thing on my story.
it was a fault to have you on my story,
but i never mind it.
cause it is the sweetest fault on my own.
posted by: Farah Fauzia
halte
dia hanya tau dan mengerti dua hal,
menanti dan menunggu.
menunggu hingga nanti dan menanti tanpa batas waktu.
ramai hanya sesaat,
sang bus hanya mampir sebentar.
mengapa tak tahan saja keramaian dan ikat saja sang bus untuk tinggal?
tentu tak bisa begitu.
karena dia halte,
tempatnyalah untuk menanti dan menunggu.
posted by: Farah Fauzia
nothing, asking, leaving
katanya,
manusia hidup dari mimpi. lalu apa namanya ketika manusia hanya mau bermimpi?
katanya,
kesempatan adalah diciptakan dan muncul dari harapan. lalu apa namanya ketika berharap mulai membosankan?
katanya,
bicara hanya omong kosong ketika manusia cuma bisa diam tanpa laku. lalu bagaimana jika manusia bicara untuk membicarakan apa yang dia mau lakukan?
katanya,
manusia yang diam hanya manusia yang siap menjadi pengikut saja. lalu mengapa manusia juga berkata diam itu emas?
katanya,
halangan adalah tantangan dan tantangan berarti bertahan. lalu apa jadinya ketika manusia itu justru pergi duluan?
katanya,
tidak mengikuti prosedur itu melanggar. lalu mengapa mengurut langkah justru diteriaki lamban?
katanya,
perbedaan itu indah dan berbagai macam itu hiasan. lalu mengapa hitam di tengah putih selalu ditertawakan?
katanya,
kritik itu pecutan dan kemauan itu kekuatan. tapi apa jadinya saat manusia cuma bisa diam menunggu kesalahannya tiba?
katanya,
semut di seberang lebih hina daripada gajah di depan mata. lalu mengapa gajahlah yang tak pernah nampak?
katanya,
malu bertanya sesat di jalan. lalu bagaimana jika manusia bahkan tak tau mengapa dan apa yang harus membuatnya bertanya?
katanya,
manusia sosial paling mengerti tentang setia kawan. lalu apa namanya manusia yang tak sungkan melihat kawannya menciumi bangkainya sendiri?
katanya,
tak masalah manusia melewati macam2 jalan asalkan punya satu muara. lalu mengapa manusia yang memilih jalan landai tanpa aral dibilang manja tak punya kemampuan?
setiap pertanyaan memiliki jawaban. namun tiap jawaban datang dari banyak jalan..
biarkan saja mereka datang.
meski pintu tertutup, selalu ada jendela yang terbuka kan?
posted by: Farah Fauzia
Berusaha Untuk Lebih Sabar dan Ikhlas
Tuesday, November 24, 2009 at 3:30am
Ya Rahman, semoga dengan semua ujian dariMu ini, aku bisa lebih sabar&ikhlas...
Mengarungi semuanya dengan lapang dada, tanpa ada belenggu-belenggu lain dalam hatiku...
Ya Rahman, semoga dengan semua ujian dariMu ini, aku bisa lebih semangat menolong orang lain,
tanpa peduli apapun, tanpa peduli kapanpun, tanpa peduli ia akan merajuk atau menusuk
Ya Rahman, aku ingin menjadi ummat Rosululloh yang baik,
yang selalu meneledaninya di setiap langkah dan nafasku...
beliau, dalam kesedihannya, tak pernah menyerah
beliau, dalam kekuatannya, ada kelembutan dalam sorot matanya,
beliau, dalam kebersahajaannya, mendoakan ummat dan orang lain meski mereka tak satupun mengingatnya,
Ya Rahman, semoga saudaraku bisa menjadi muslimah yang lebih baik,
Kuatkan aku untuk selalu ada untuk membimbingnya,
meski susah, berat, penuh kekecewaan dan tangis
Teguhkan dia dalam dienmu ini
Jangan Kau cabut hidayah yang Kau berikan padanya
Ya Rohman,jadikan ini sebuah bekal nanti,
yang membawa kedua kakiku berada dalam sebuah batas yang tak terhingga,
Amin,
Terima kasih, Ya Rohman, karena telah mendengarkan doaku...
Ukhibbuka Allah...^^
posted by: Ginarsih Hutami
sendiri
s.e.n.d.i.r.i
andai aku seseorang yang lain...
tapi inilah aku
di akhir masa hujan ini,,
aku bukan orang yang selalu tahu perasaanku
kemarau menyiram hatiku
kering
hanya itu yang kurasa
Tuhan tidak pernah membuat hatiku tandus dan Dia tak bersalah atas aku dan hatiku
itu yang kutahu
aku tahu sesuatu hal yang lain
sesuatu yang aku tak tahu apakah seharusnya aku tahu hal itu?
entahlah...
sesuatu yang aku tahu, sekarang aku sendiri
dingin
dan tak menyangka jadi semakin tegar
oh, bukan tegar
tapi itu beku,
akhirnya kau berkata
mengapa baru sekarang!
saat air itu telah menjadi salju dan meleleh lagi lalu membeku!
angkuh
menjadikanku beku
lalu serta merta menyirami panas laten yang melelehkan
tapi aku masih angkuh
hingga kau pun ikut membeku
peduli apa!!
aku bisa hidup di tengah kemarau ini
dan hujan setiap saat mengguyur tubuhku
sendiri
andai aku seseorang yang lain...
tapi inilah aku
Selia Stefi Yuliasari
09122008
copyright© 2008


